Multitrack Diplomacy

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Salam sejahtera

Om Swastyastu

Namo Budaya

Salam Kebajikan

Hai pembaca semua !

Bagaimana kabar kalian belakangan ini? Saya berharap kalian semua sehat wal’afiat serta hari-hari kalian selalu menyenangkan. Saya ucapkan selamat datang kepada kalian semua yang telah meluangkan waktu untuk mampir ke blog ketiga saya. Pada kesempatan kali ini perkenankanlah saya untuk menuliskan tentang multitrack diplomasi untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Bahasa Indonesia dengan dosen pengampu Ibu Hasna Wijayati, S.IP, MA. Sebelum masuk ke dalam pokok pembahasan, alangkah lebih baiknya kita mengenal apa itu diplomasi.

Diplomasi adalah seni dan praktik bernegosiasi oleh seorang diplomat yang biasanya mewakili sebuah negara atau organisasi. Kata ‘diplomasi’ biasanya langsung terkait dengan diplomasi internasional yang biasanya mengurus berbagai hal seperti sosial, budaya, ekonomi dan perdagangan. Beberapa orang menganggap diplomasi sebagai cara mendapatkan keuntungan dengan kata-kata yang halus. Perjanjian-perjanjian internasional umumnya dirundingkan oleh para diplomat terlebih dahulu sebelum disetuju oleh pembesar-pembesar negara.

Adapun beberapa tujuan diplomasi antara lain; 1) Acquisition, yaitu perolehan informasi sebagai bahan yang diperlukan untuk mengambil keputusan atau mempertimbangkan kebijakan, 2) Preservation,  pemeliharaan untuk menjalin hubungan baik dan kerjasama, 3) Augmentation, yaitu penambahan untuk meningkatkan kesejahteraan, dan 4) Proper distribution, bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian hubungan melalui pembagian yang adil. 

Multitrack diplomasi adalah konsep yang memandang proses penciptaan perdamaian internasional seperti layaknya bagian tubuh yang saling membutuhkan dalam kehidupan sehingga terjadi adanya keterhubungan antar bagian di dunia yang bekerja secara bersama-sama utuk menciptakan tujuan bersama, yaitu perdamaian dunia. Tujuan multitrack diplomasi adalah untuk membantu dunia menjadi tempat yang lebih aman namun hal itu memerlukan kontribusi dari tiap komponen. 

Multitrack diplomasi terdiri dari sembilan jalur atau track yaitu pemerintahan, profesional non pemerintahan, bisnis, privat citizen (masyarakat dan individu), pendidikan (penelitian dan pelatihan), aktivis, agama, funding, dan media komunikasi. Track yang akan kita bahas adalah track kelima atau pendidikan melalui penelitian dan pelatihan. 

Jalur yang kelima ini memiliki tujuan untuk mewujudkan suatu perdamaian internasional  melalui  pembelajaran, edukasi serta penelitian. Jalur ini memiliki tiga kajian antara lain yang pertama yakni penelitian yang memiliki hubungan dengan institusi-institusi pendidikan seperti sekolah dan universitas. Kajian yang kedua adalah think tanks yang memiliki hubungan dengan berbagai penelitian, analisis dan program studi. Dan kajian yang terakhir adalah kelompok yang memiliki kepentingan khusus dalam bidang penelitian. 

Jalur kelima ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki jalur ini adalah mampu menghasilkan sebuah informasi yang kredibel karena dilakukannya analisis serta praktik penelitian terlebih dahulu. namun kekurangannya adalah jalur ini memiliki kecenderungan rawan dalam penyalahgunaan informasi yang ada untuk hal—hal yang merugikan atau bahkan manipulasi informasi yang melanggar hukum.

Contoh dari jalur kelima ini yakni program beasiswa yang diberikan oleh suatu universitas bagi pelajar berprestasi dan mengirimkan pelajar tersebut ke Negara-negara tujuan dalam mempelajari lintas-budaya dan kritis terhadap isu yang sesuai dengan pilihan para pelajar tersebut. Sebagai contoh nyatanya adalah institusi pendidikan Islam sebagai media diplomasi antar negara. 

Secara historis institusi pendidikan Islam merupakan upaya memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat akan pendidikan Islam. Dengan harapan adanya perguruan tinggi Islam mampu mewadahi peran masyarakat muslim dalam aspek kehidupan yang beragam seperti perubahan social, ekonomi, politik, sehingga pada akhirnya perguruan tinggi Islam perlu meningkatkan hubungan internasional di bidang pendidikan, kebudayaan dan kepentingan nasional dalam memperkuat kredibilitas RI di luar negeri dan peningkatan SDM dapat tercapai. 

Berdasarkan tantangan bagi Negara maju dan berkembang agar mampu memberikan kontribusi meningkatkan daya saing dalam kancah internasional. Dalam survery, Indonesia masih berada di peringkat bawah di Asia Tenggara. Hal ini menunjukkan bahwa perlu adanya evaluasi mendasar bagi pendidikan. Sejauh ini peran pendidikan sebagai upaya Negara Indonesia mencapai tujuannya dalam diplomasi adalah dengan menjadikan pendidikan sebagai media. Terutama institusi pendidikan Islam di era modern ini juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan antar bangsa.

Berbagai kegiatan antara perguruan tinggi keagamaan Islam dengan berbagai negara seperti dilakukannya pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, melakukan penelitian bersama, seminar dan program bagi mahasiswa asing yang diselenggarakan oleh Diktis. Tujuan dengan jalur pendidikan ini adalah mampu mencapai tujuan yang dicita-citakan bangsa Indonesia. Melalui beberapa kegiatan yang disebutkan di atas merupakan bukti upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjalin hubungan dengan berbagai negara. Secara tidak langsung pemerintah memiliki tujuan yang ingin dicapai dalam beberapa tahun ke depan dengan melakukan kegiatan tersebut. 

Itu tadi adalah sedikit yang dapat saya tuliskan tentang multitrack diplomasi. Apabila ada kesalahan dalam penggunaan kata atau penyampaian saya mohon maaf. Terima kasih dan sampai jumpa di blog saya selanjutnya. 

Salam hangat, Anggita♡

Wassalamualaikum Wr.Wb

Komentar