QUERENCIA
Ini tentang saya:)
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Hai! Salam sejahtera bagi kita semua!
Pertama-tama saya mau mengucapkan selamat datang kepada kalian semua yang sudah menyempatkan waktunya untuk mampir ke blog pertama saya. Jujur, sudah lama sekali saya ingin memulai menulis blog, tapi saya terlalu bingung harus mulai darimana. Jadi supaya lebih akrab, pada tulisan pertama saya ini, perkenankanlah saya untuk menceritakan beberapa hal tentang diri saya.
Sebelumnya, saya akan menjelaskan tentang kata querencia yang tertera pada judul. Querencia adalah sebuah kata bermakna indah dalam bahasa Inggris yang jarang orang ketahui. Kata 'querencia' sendiri memilik arti sebuah tempat yang membuat seseorang kembali bersemangat, merasa nyaman, dan bisa menjadi diri sendiri (sumber : google). Saya berharap dengan adanya blog ini, saya menemukan tempat atau wadah baru yang nyaman untuk menuangkan isi pikiran saya dan tetap menjadi diri saya sendiri.
Jadi, selamat membaca♡
Nama saya Anggita Puspitasari, biasa dipanggil Anggi. Tapi teman-teman dekat saya lebih sering memanggil dengan sebutan 'Angek'. Angek sendiri adalah sebuah kata spontan yang diucapkan teman sebangku saya semasa SMA dan merupakan plesetan dari nama saya. Saya lahir di kota Tangerang pada 31 Januari 2002. Saya adalah anak ketiga dari tiga bersaudara, dari pasangan Slamet Riyanto dan Turyanti Wahyuningsih. Dimana, saya adalah satu-satunya anak perempuan dalam keluarga ini.
Dari kecil, saya punya banyak hobi. Salah satunya adalah menulis. Makanya, ketika mendapat tugas menulis blog ini, saya merasa senang. Hobi lain saya diantaranya membaca buku, mendengarkan musik, menyanyi, menggambar, menonton film. Sedangkan satu satunya olahraga yang menjadi kegemaran saya adalah bulu tangkis. Tapi sayang, tidak ada satupun hobi yang benar-benar saya tekuni. Karena sampai sekarang pun, saya senang melakukan itu semua.
Pada saat saya berusia 6 tahun, saya memulai pendidikan di SD Dewi Sartika. Sebuah SD kecil yang dekat dengan rumah saya di Tangerang. Setelah lulus, saya melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 225 Jakarta Barat. Pada saat itu saya sendirian, tidak ada satupun teman SD saya yang daftar ke SMP itu juga. Pertengahan kelas 7, papa pensiun dari pekerjaannya di sebuah bank swasta dan membawa kabar bahwa kami akan pindah ke kota Solo. Pada saat itu, saya tidak setuju dan meminta papa untuk menunda kepindahan kami sampai saya lulus SMP dan juga kakak pertama saya menyelesaikan S1 nya.
Di SMP saya mengikuti ekstrakurikuler paskibra. Dari situ saya sering mengikuti perlombaan dan beberapa kali mendapat juara. Dari paskibra juga saya diajarkan untuk tegas, disiplin, tepat waktu, kekompakan dan tanggung jawab, karena kebetulan pada saat kelas 8 saya ditunjuk menjadi ketua 1. Di kelas 9 saya hanya fokus pada ujian dan sudah berhenti menjabat dari ekstra yang saya ikuti. Hingga kemudian satu minggu setelah hari kelulusan, saya dan keluarga berangkat ke Solo. Kami tinggal di daerah Nusukan, berdekatan dengan keluarga besar papa. Kemudian saya mendaftar di SMA Negeri 6 Surakarta.
Pindah ke kota yang baru, membawa suasana dan pengalaman yang baru untuk saya. Lagi-lagi saya sendirian, karena tidak ada satupun teman SMP saya yang bersekolah di kota ini juga. Tapi justru itu membuat saya bersemangat untuk berkenalan dengan orang-orang baru. Sebenarnya bagi saya, Solo dan Tangerang atau Jakarta itu tidak jauh berbeda. Hanya yang membedakan adalah budaya dan kebiasaan orang-orangnya. Di Solo, orang-orangnya jauh lebih ramah dan murah senyum. Dan juga, kota Solo tidak se kaku yang pernah saya bayangkan. Jujur saya cukup senang pindah ke kota ini, apalagi teman-teman saya di SMA sangat terbuka dan menerima kedatangan saya dengan baik. Baru 1 bulan bersekolah di sini, saya sudah diajak teman-teman berkeliling, bermain ke banyak tempat di kota Solo atau sekedar nongkrong untuk memanfaatkan wifi.
Di SMA, saya tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah dan cukup aktif dalam bidangnya. Pada saat kelas 10, saya menjabat sebagai humas 2. Sedangkan di kelas 11, saya menjabat sebagai koordinator pemilihan murid teladan. Tapi di setiap proker, jobdesc tiap orang bisa berbeda-beda dari jabatan aslinya. Hampir semua jobdesc pernah saya jalani. Dari organisasi ini saya mendapat banyak pelajaran yang tidak saya dapat di kelas. Saya diajarkan tentang kedisiplinan, tanggung jawab, fokus pada tujuan, kerja sama tim, sampai kekeluargaan. Menginap di sekolah pun sering saya lakukan jika menjelang acara-acara besar. Kedekatan saya dengan teman-teman di OSIS angkatan saya masih terjalin dengan baik sampai detik saya menulis blog ini, meskipun kuliah kami sudah berpencar.
Lulus dari SMAN 6, saya pernah berjuang untuk masuk Universitas Sebelas Maret. Tapi pada saat pengumuman SNMPTN, PMDK maupun SBMPTN, hasilnya tidak seperti yang saya harapkan. Kemudia papa saya menyarankan untuk masuk ke Universitas Slamet Riyadi. Selain karena jarak yang cukup dekat dengan rumah, Unisri merupakan kampus swasta terbaik di kota Solo. Ditambah rekomendasi dari orang-orang terdekat dan kakak-kakak tingkat yang saya kenal, akhirnya saya mendaftar di Unisri Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, lebih spesifiknya pada program studi Ilmu Hubungan Internasional.
Alasan saya masuk HI, karena menurut saya jurusan HI itu adalah jurusan yang keren. Memiliki peluang karir yang bagus, serta bisa membantu saya meningkatkan kemampuan berbahasa asing. Ditambah lagi mata kuliah yang dipelajari di HI yang saya tahu sangat relatable dengan kehidupan sehari-hari di sekitar kita seperti ilmu ekonomi, politik, kebudayaan dan relasi antar manusia baik lokal maupun global. Juga karena saya terbiasa sekolah berpindah kota yang mengharuskan saya beradaptasi dengan orang baru, HI bisa memperluas koneksi saya hingga ke luar negeri dan mengenal kehidupan luar yang lebih luas. Jujur mespikun Unisri adalah pilihan terakhir saya setelah tidak lolos PTN, saya tidak menyesal. Saya justru senang dan siap belajar bersama teman-teman satu jurusan saya yang lain. Saya percaya apa yang saya jalani sekarang, itulah yang terbaik yang Allah kasih untuk saya.
Saya rasa cukup sampai disini perkenalan diri saya. Semoga para pembaca bisa lebih mengenal dan dekat dengan saya. Untuk segala kekurangan dan kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf. Akhir kata saya ucapkan terimakasih dan sampai jumpa!
Wassalamu'alaikum Wr.Wb
Komentar
Posting Komentar