Resensi Buku Dasar-Dasar Ilmu Politik
Assalamualaikum Wr.Wb
Haii semuanya!
Senang rasanya bisa menyapa para pembaca setelah lama tidak menulis blog lagi. Pada kesempatan kali ini, saya akan menuliskan resensi buku Dasar-Dasar Ilmu Politik karya Prof. Miriam Budiardjo untuk memenuhi nilai tugas mata kuliah Bahasa Indonesia.
IDENTITAS BUKU
Judul buku : Dasar-Dasar Ilmu Politik (edisi kedua, cetakan ke-X)
Penulis : Prof. Miriam Budiardjo
Penerbit : PT Gramedia
Tahun terbit : 1986
Bahasa : Indonesia
Jumlah halaman : 247
Sebagai mahasiswa ilmu hubungan internasional yang erat hubungannya dengan ilmu politik, buku ini seakan menjadi buku wajib yang harus dimiliki. Di dalam buku ini dibahas konsep-konsep dasar seperti politik, kekuasaan, negara dan pembuatan keputusan. Di samping itu penulis membahas fungsi undang-undang dasar, kelompok politik, dewan perwakilan rakyat, baik di dalam maupun di luar Indonesia, serta hak-hak asasi dan perkembangannya di PBB.
Selain menjelaskan tentang definisi ilmu politik itu sendiri, di dalam buku ini juga dijabarkan mengenai hubungannya dengan cabang ilmu sosial yang lain, konsep-konsep politik, demokrasi dan masih banyak lagi yang berkaitan dengan ilmu politik. Sebagai gambaran, saya akan menuliskan beberapa poin penting yang ada pada bab I.
Bab I Sifat dan Arti ilmu politik
Perkembangan Ilmu Politik
Apabila ilmu politik dipandang semata-mata sebagai salah satu cabang dari ilmu sosial yang memiliki dasar, rangka, fokus dan ruang lingkup yang sudah jelas, maka dapat dikatakan bahwa ilmu politik masih muda usianya, karena baru lahir pada akhir abad ke -19. Pada tahap tersebut Ilmu politik berkembang dengan pesat berdampingan dengan cabang-cabang ilmu sosial yang lain seperti sosiologi, anthropologi, dan psikologi dan dalam perkembangan ini mereka saling mempengaruhi.
Akan tetapi, jika ilmu politik ditinjau dalam rangka yang lebih luas, yaitu sebagai pembahasan secara rasionil dari berbagai aspek negara dan kehidupan politik, maka ilmu politik dapat dikatakan jauh lebih tua dari umurnya. Bahkan ia sering disebut sebagai “ilmu sosial yang tertua” di dunia. Di Yunani Kuno misalnya, pemikiran mengenai negara sudah dimulai pada tahun 450 SM. Terbukti dari karya-karya ahli sejarah seperti Herodotus, atau filsuf-filsuf seperti Plato, Aristoteles dan sebagainya. Di Indonesia sendiri kita mendapati beberapa karya tulisan yang membahas masalah sejarah dan kenegaraan, seperti misalnya Negarakertagama yang ditulis pada masa Majapahit sekitar abad ke-13 dan ke-15.
Namun sayangnya, bahwa di negara-negara Asia, kesusasteraan yang mencakup bahasan politik mulai akhir abad ke-19 mengalami kemunduran karena terdesak oleh pemikiran barat yang dibawa oleh negara-negara seperti Inggris, Jerman, Amerika Serika dan Belanda dalam rangka imperialise.
Ilmu Politik sebagai Ilmu Pengetahuan
“Ilmu adalah pengetahuan yang tersusun. Sedangkan pengetahuan adalah pengamatan yang disusun secara sistematis” (Wetenschap is geordende kennis; kennis is gesystematiseerde observatie). Apabila perumusan tersebut dipakai sebagai patokan, maka jelaslah bahwa ilmu politik boleh dinamakan suatu ilmu pengetahuan.
Definisi-definisi ilmu politik
Pada umumnya, dapat dikatakan bahwa politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Untuk melaksanakan tujuan-tujuan itu perlu ditentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan umum yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi dari sumber-sumber dan resources yang ada. Dari uraian tersebut, teranglah bahwa konsep-konsep pokok itu adalah negara (state), kekuasaan (power), pengambilan keputusan (dicisionmaking), kebijaksanaan (policy, beleid), pembagian (distribution) dan alokasi (allocation).
Dengan membaca buku ini membuat kita tahu akan banyak hal tentang ilmu politik. Setelah kita mengetahui dasar-dasarnya, tentu dalam praktiknya kita dapat melaksanakan kehidupan berpolitik berdasarkan teori yang ada.
Keunggulan buku
Buku Dasar-Dasar Ilmu Politik ini sangat bagus untuk menghantarkan
mahasiswa serta masyarakat umum yang tertarik masuk ke dalam dunia politik. Buku
yang tidak terlalu tebal ini, membuat pembahasannya menjadi singkat dan tidak
bertele-tele. Bahan -bahan yang dibahas dalam buku edisi kedua ini telah mengalami perbaikan dan lebih lengkap dibandingkan dengan edisi pertama.
Kelemahan buku
Buku Dasar-Dasar Ilmu Politik ini memiliki beberapa pembahasan yang sulit dimengerti oleh pembaca karena bahasa yang digunakan terlalu tinggi sehingga membutuhkan konsentrasi dan ketelitian ekstra ketika membaca. Selain itu, isi tulisan yang padat dan tidak disertai gambar membuat pembaca sering kali merasa bosan.
Meski demikian, secara keseluruhan buku ini sangat layak untuk dibaca. Terutama bagi mereka yang berminat pada dunia politik.
Sekian yang dapat saya sampaikan berkaitan dengan resensi buku Dasar-Dasar Ilmu Politik. Apabila ada kesalahan dalam penulisan, saya mohon maaf.
Wassalamualaikum Wr.Wb


Komentar
Posting Komentar