Assalamu’alaikum Wr.Wb
Hai, Readers!
Bagaimana
kabar kalian menjelang akhir tahun 2020? Aku harap kalian selalu dalam keadaan
baik-baik saja. Saya ucapkan selamat datang kepada kalian yang sudah menyempatkan
waktunya untuk membaca blog terbaru saya. Pada kesempatan kali ini saya akan
menuliskan sedikit review tentang acara The 3rd International
Conference on Technology, Education and Social Science (ICTESS) yang
dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2020.
Acara ini diisi oleh pembicara yang sudah pasti hebat. Di antaranya H. E. Y. Kristiarto S.
Legowo (Ambassador of Republic of Indonesia to Commonwealth of Australia), Prof.
Ts. Dr. Burharuddin (Universiti Teknikal Malaysia Melaka), Prof. Takuya
Sugahatra, Ph.D (Ehime University, Japan), Assoc. Prof. Dr. Chin Min Lin
(National Taichung Institute of Technology, Taiwan) dan masih banyak lagi.
A. Pembahasan pertama, tentang “Global Security and Global Cooperation in a Changing
World”
I. Dikatakan bahwa saat ini pandemi covid-19 sangat mempengaruhi dunia,
seperti :
- Kegiatan kita sehari-hari
- Cara kita bekerja
- Cara kerja diplomasi saat ini
II. Persaingan kekuatan yang hebat bergantung pada : politik, keamanan dan ekonominyaIII. Tantangan keamanan non tradisional meliputi :
- Crime
- Religion
- Cyber
terrorism
- Warfare
- dll
IV. Politik Luar Negeri Indonesia meliputi :- Kedaulatan NKRI
- Perlindungan WNI
- Diplomasi Ekonomi
- Peran Internasional
B. Pembahasan kedua yang
disampaikan oleh Prof. Ts. Dr. Burharuddin tentang strategi memitigasi resiko
ekonomi industri kecil dan menengah selama pandemi covid-19
I. Pengenalan mengenai Covid-19
Covid-19
teridentifikasi pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, China. Pandemi covid-19 yang
berlangsung disebabkan oleh Virus Corona, yaitu sindrom pernapasan akut yang
parah. Virus ini menyebar lewat udara ketika orang-orang berdekatan satu sama
lain dengan waktu yang cukup lama melalui tetesan kecil, saat seseorang yang
terinfeksi bernafas, batuk, bersin, bernyanyi atau berbicara.
II. Seberapa
bahaya Virus Corona ?
Meskipun
pada sebagian orang hanya menyebabkan penyakit ringan, hal tersebut dapat
menyebabkan beberapa orang mengalami sakit yang parah, dan dapat berakibat
fatal. Orang tua dan beberapa orang yang memiliki riwayat penyakit sebelumnya
menjadi lebih rentan terkena virus ini.
III. Dampak Covid-19 terhadap ekonomi dan bisnis
Komunitas
bisnis sangat terdampak dalam ekonomi global di masa pandemi saat ini. Setiap
perusahaan perlu mengidentifikasi masalah yang berdampak pada keuangan
perusahaan. Setiap perusahaan harus membuat strategi untuk mengatasi masalah
keuangan dalam masa pandemi covid.
IV. Strategi
bisnis dalam menghadapi pandemi Covid-19
- Meninjau
kembali strategi dalam menghadapi krisis dan membuat sebuah rencana yang
berkesinambungan tepat waktu
- Mengevaluasi
manajemen rantai pasokan
- Menggunakan
analisa skenario
- Tidak
melupakan resiko lainnya
- Komunikasikan dengan benar
C. Pembahasan ketiga oleh Prof. Takuya Sugahara, Ph.D tentang evaluasi fungsi rempah-rempah dalam kesehatan melalui kerjasama global antara Indonesia dan Jepang
Dikatakan bahwa rempah-rempah dan herbal memiliki manfaat kesehatan yang kuat. Penggunaan rempah-rempah sangat penting sepanjang sejarah. Banyak rempah-rempah yang terkenal karena khasiat pengobatannya, jauh sebelum digunakan sebagai kuliner. Ilmu pengetahuan modern saat ini telah menunjukkan bahwa banyak rempah-rempah memang membawa manfaat kesehatan yang luar biasa. Secara empiriskita mengetahui manfaat rempah-rempah untuk kesehatan. Namun, evaluasi ilmiah terhadap fungsi kesehatan mereka tidaklah cukup.
D. Pembahasan keempat dari Assoc. Prof Chin Min Lin tentang pengalaman magang mahasiswa.
Kementerian Pendidikan (Taiwan) mendorong perguruan tinggi/universitas dalam negeri untuk mengirim mahasiswa belajar ke luar negeri/magang.
I. Program Pertukaran Ilmiah
- Memilih dan mengirim siswa berprestasi untuk belajar di luar negeri
- Memilih dan mengirim siswa berprestasi dengan penghasilan rendah ke luar negeri untuk belajar
II. Mewujudkan impian melalui program magang di luar negeri - Menggunakan jalur program kerjasama internasional untuk memilih dan mengirim pelajar kepada perusahaan asing untuk bekerja
- Sekolah direkomendasikan untuk mengatur lembaga magang mereka sendiri dan merencanakan area magang
III. Hasilnya = Siswa yang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang gaya hidup dan latar belakang setiap negara di masa depan.
E. Assessing Relevance and Responsiveness of Education in Global Age disampaikan oleh Dr. Shielilo Amiham (University of Perpetual Help, Philippines)
I. Tujuan pembangunan berkelanjutan
- Tidak adanya kemiskinan
- Tidak adanya kelaparan
- Kesehatan dan kesejahteraan yang baik
- Pendidikan yang berkualitas
- Kesetaraan gender
- dll
II. Masyarakat rentan terhadap pandemi (ketahanan dalam bidang pendidikan)
- Education, siswa, orangtua dan fakultas
- Crime, angka terus meningkat sekalipun ada tindakan karantina
- Mental health, lonjakan kasus kesehatan mental
- Technology and communication, perhatian etis dan miskomunikasi
- Social media, getaran negatif dan kehidupan sosial
III. Relevansi dan daya tanggap pendidikan di era global
- Multicultural education
- Sea-TFC
- Quality of service during pandemic
- Self teaching
F. Pendidikan menjadi kunci kelangsungan ekonomi dalam abad 21
Pendidikan adalah proses dimana seseorang memperoleh ilmu pengetahuan, keterampilan, kebiasaan, nilai atau sikap.
I. Pilar pendidikan dan keterampilan di abad 21 : know, do, live together, be
II. Keterampilan yang harus dimiliki di abad ke 21 :
- Critical Thinking
- Creativity
- Collaboration
- Communication
Demikian review acara ICTESS yang dapat saya tuliskan. Apabila ada kesalahan dalam penulisan saya mohon maaf. Terimakasih dan sampai jumpa!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Komentar
Posting Komentar